Rabu, 19 Agustus 2020 di Ruang Sidang Borneo I, Kepala Pengadilan Militer I-07 Balikpapan Letnan Kolonel Sus Mustofa, S.H.,M.H berserta seluruh personel melaksanakan kegiatan peringatan HUT Mahkamah Agung Republik indonesia ke-75 secara virtual dengan tema “Optimalisasi Peradilan Modern Berkelanjutan Merespon Pandemi Covid-19”.
 
Dalam amanat yang disampaikan oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Dr.H.Muhammad Syarifuddin, S.H.,M.H yang pada pokoknya menyatakan bahwa pelaksanaan kegiatan secara virtual merupakan bentuk respon adaptif dari situasi yang disebabkan oleh Covid-19 yang tengah melanda dunia dewasa ini. Dimana hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak kasat mata namun bersifat nyata.
 
Oleh karena itu, Mahkamah Agung sebagai lembaga peradilan tertinggi di Republik Indonesia ini, juga diwajibkan untuk responsif dalam upaya penegakan hukum dengan tetap memperhatikan asas keselamatan aparatur peradilan beserta para pencari keadilan. Keberadaan E-Court dan E-Litigation yang sudah ada di Mahkamah Agung, yang pada awalnya sebagai upaya modernisasi lembaga peradilan dan layanan publik peradilan, menjadi sangat vital perannya dalam menanggapi situasi yang ditimbulkan oleh Covid-19 ini.
 
Demi mencapai kualitas kerja yang efisien, efektif, akuntabel, akurat serta cepat. Penyempurnaan dari aplikasi ini akan terus dilakukan sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas layanan publik dari Mahkamah Agung sendiri serta refleksi atas tantangan maupun perubahan zaman yang semakin dinamis ini.
 
Disamping itu Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia juga menyampaikan bahwa hakim sebagai benteng terakhir dan penentu keadilan untuk selalu teguh pendirian dalam menjalankan tugasnya dalam upaya penegakan keadilan dengan tetap memperhatikan kode etik. “Katakankalah hal yang salah itu salah dan hal yang benar itu adalah sebuah kebenaran meskipun pahit” serta Ketua Mahkamah Agung menutup amanatnya dengan menyampaikan semboyan “ Jayalah Mahkamah Agung, Jayalah Peradilan Indonesia”. Kegiatan upacara secara virtual ini ditutup dengan pembacaan doa(RFD).